← Kembali ke Daftar Kompetisi Techpo 2026

Kompetisi Akademik

“Di balik pintu ilmu, mahkota juara menanti.”

Akademik

DATA MINING

Transformasi digital telah melahirkan volume data yang masif di berbagai sektor, yang menyimpan pot...

Rp 50.000

Pendaftaran Ditutup
Akademik

IOT PROTOTYPE

Secara khusus, Lomba IoT Prototype mengangkat sub-tema "Creating Smart Solutions for Real-World Cha...

Rp 50.000

Pendaftaran Ditutup

FAQ Kompetisi Akademik

1. Siapa saja yang dapat mengikuti Lomba IoT Prototype? +
Lomba IoT Prototype terbuka bagi siswa aktif SMA/SMK/sederajat serta mahasiswa aktif Diploma (D3/D4) dan Strata 1 (S1) dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Status peserta wajib dibuktikan dengan Kartu Pelajar, Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), atau Surat Keterangan Aktif yang masih berlaku pada saat pendaftaran.
2. Apakah lomba dapat diikuti secara individu? +
Tidak. Lomba hanya dapat diikuti dalam bentuk tim yang terdiri atas 2–3 orang. Seluruh anggota tim wajib berasal dari institusi pendidikan yang sama.
3. Berapa biaya pendaftaran dan dokumen apa saja yang harus disiapkan? +
Biaya pendaftaran Batch 1 sebesar Rp40.000,00 per tim, sedangkan Batch 2 sebesar Rp50.000,00 per tim. Dokumen yang perlu disiapkan meliputi formulir pendaftaran, scan KTM/Kartu Pelajar/Surat Keterangan Aktif seluruh anggota tim dalam satu file PDF, bukti pembayaran, dan proposal karya.
4. Prototype seperti apa yang dapat dilombakan? +
Prototype wajib berbasis Internet of Things (IoT), berupa perangkat keras (hardware), sesuai dengan tema “Creating Smart Solutions for Real-World Challenges”, serta memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
5. Apakah prototype harus sudah selesai dibuat saat pendaftaran? +
Tidak. Pada tahap pendaftaran dan penyisihan, peserta cukup mengirimkan proposal yang berisi ide dan rancangan prototype. Prototype wajib dibuat dan didemonstrasikan apabila tim lolos ke babak final.
6. Apa saja yang harus terdapat dalam proposal? +
Proposal harus memuat abstrak, latar belakang, urgensi dan manfaat, metode dasar pengembangan karya, desain prototype dan analisis fungsional, cara kerja dan kinerja sistem, daftar pustaka, serta referensi.
7. Apakah karya yang dikumpulkan harus orisinal? +
Ya. Karya wajib merupakan hasil inovasi peserta sendiri dan bebas dari plagiarisme. Karya yang pernah menjadi finalis atau pemenang kompetisi sejenis tidak diperkenankan untuk diikutsertakan.
8. Bagaimana mekanisme babak penyisihan dan berapa tim yang lolos ke final? +
Pada babak penyisihan, peserta mengumpulkan proposal yang akan dinilai berdasarkan kreativitas, kualitas proposal, potensi manfaat bagi masyarakat, dan kemungkinan karya untuk direalisasikan. 10 tim dengan nilai terbaik akan ditetapkan sebagai finalis.
9. Apa yang dilakukan pada babak final dan apakah prototype harus berfungsi? +
Ya. Tim finalis wajib menampilkan prototype yang berfungsi (minimal proof of concept), melakukan demo, mempresentasikan hasil pengembangan, serta menjelaskan cara kerja dan hasil pengujian di hadapan dewan juri.
10. Bagaimana sistem penilaian dan penentuan pemenang? +
Penilaian dilakukan pada babak penyisihan dan babak final. Pemenang ditentukan berdasarkan akumulasi nilai kedua babak tersebut. Dewan juri akan menetapkan Juara 1, 2, 3 serta Harapan 1, 2, dan 3. Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
1. Siapa saja yang dapat mengikuti Lomba Data Mining? +
Lomba ini terbuka bagi Pelajar SMA/SMK Sederajat dan Mahasiswa Aktif. Status peserta dibuktikan dengan Kartu Pelajar (untuk siswa) atau KTM (untuk mahasiswa) yang diunggah saat pendaftaran.
2. Apakah lomba dapat diikuti secara individu? +
Tidak, peserta wajib mendaftar secara tim, dengan jumlah anggota maksimal 3 orang per tim. Tidak ada opsi pendaftaran individu.
3. Apakah anggota tim harus berasal dari institusi yang sama? +
Ya. Seluruh anggota dalam satu tim wajib berasal dari institusi pendidikan (sekolah/kampus) yang sama.
4. Apakah dataset dari panitia boleh diubah atau digabung dengan data lain? +
Tidak. Dataset train/test yang disediakan panitia melalui Kaggle tidak boleh diubah, ditambah, atau digabung dengan data eksternal untuk keperluan pemodelan/submission.
5. Bagaimana sistem penilaian babak penyisihan? +
Terdapat enam kriteria: performa/akurasi model (20%), data preprocessing (20%), kebaruan pendekatan/metode (20%), manfaat & relevansi solusi (10%), kejelasan tulisan (10%), dan kelengkapan laporan (20%).
6. Bagaimana format Technical Report yang benar? +
Technical Report harus mengikuti template resmi yang ada di guidebook dan mencakup judul, abstrak, pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi, hasil eksperimen, analisis pembahasan, kesimpulan, daftar pustaka, serta lampiran bukti pemindaian plagiarisme.
7. Di mana link dataset lomba bisa diakses? +
Link dataset dapat diakses setelah peserta menyelesaikan pendaftaran di website resmi Technology Euphoria 2026. Setelah terdaftar, link menuju dataset (Kaggle Competition) akan tersedia di website tersebut.
8. Apakah wajib menjalankan dan submit di Kaggle? +
Ya, wajib. Seluruh proses pengerjaan model pada babak penyisihan harus dilakukan di Kaggle Notebook menggunakan akun dengan username/display name sesuai nama tim, dan submission prediksi juga wajib dilakukan melalui platform Kaggle.
9. Apakah keputusan dewan juri dapat diganggu gugat? +
Tidak. Keputusan panitia dan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
10. Ke mana saya bisa bertanya jika ada kendala? +
Hubungi Contact Person: Angel (0858-3280-8904) atau Jesen (0838-4234-0492), serta pantau media informasi resmi TECHPHORIA 2026 untuk update terbaru.